Hubungi kami +62813-8800-7072

THE BEST VALUE SPARE PARTS BRAND FOR YOUR TRUCK

Daftar Penyakit pada Mobil yang Jarang Digunakan dan Cara Mencegahnya

Tidak sedikit orang berpikir bahwa membiarkan mobil terparkir dalam waktu lama justru aman dari kerusakan. Padahal, kenyataannya mobil yang jarang digunakan rentan mengalami penurunan performa bahkan kerusakan serius pada beberapa komponen.

Berikut ini adalah daftar “penyakit” mobil akibat jarang digunakan, lengkap dengan cara pencegahannya.

 

Mengapa Mobil Bisa Rusak Jika Jarang Dipakai?

Mobil dirancang untuk bergerak. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa digunakan, banyak komponen seperti aki, ban, rem, dan cairan pelumas yang mengalami penurunan kualitas karena tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Risiko ini meningkat jika mobil diparkir di area lembap atau tidak terlindung dari debu dan binatang pengerat.

 

Penyakit Mobil Akibat Jarang Digunakan

1. Aki Mobil Soak atau Tekor

Aki yang tidak mendapatkan pengisian daya akan kehilangan energi secara perlahan. Dalam waktu 2–4 minggu, aki bisa benar-benar habis dan tidak bisa digunakan.
Solusi: Panaskan mesin setidaknya 1–2 kali seminggu selama 10–15 menit.

2. Ban Kempes atau Flat Spot

Ban yang terlalu lama berada di satu posisi akan kehilangan tekanan dan bisa membentuk flat spot — bagian ban menjadi datar dan keras.
Solusi: Periksa tekanan ban rutin dan geser posisi mobil setiap beberapa hari.

3. Rem Macet atau Berkarat

Rem cakram dapat berkarat jika tidak digerakkan dalam waktu lama, apalagi di lingkungan yang lembap.
💡 Solusi: Jalankan mobil secara berkala agar kampas dan cakram tetap bersih.

4. Bahan Bakar Mengendap atau Basi

Bensin yang dibiarkan di dalam tangki bisa mengendap dan menyebabkan sumbatan pada sistem bahan bakar.
Solusi: Isi bensin secukupnya saja atau gunakan fuel stabilizer jika mobil tidak akan dipakai lama.

5. Oli dan Cairan Lain Mengental

Cairan pelumas seperti oli mesin, minyak rem, atau coolant bisa mengental dan kehilangan kemampuan pelumasannya jika tidak bersirkulasi.
Solusi: Panaskan mobil secara rutin agar cairan tetap bersirkulasi.

6. Sarang Tikus di Mesin

Mesin mobil yang tidak aktif adalah tempat favorit tikus untuk bersarang. Mereka bisa menggigit kabel dan menyebabkan korsleting.
Solusi: Gunakan pengusir tikus alami seperti kapur barus dan pastikan ruang mesin bersih.

7. Karet-Karet dan Seal Mengering

Karet pintu, seal jendela, dan bagian mesin bisa mengering dan retak karena tidak terkena pelumas atau tekanan.
Solusi: Oleskan pelumas silikon pada karet secara berkala agar tetap lentur.

 

Tips Mencegah Kerusakan Mobil yang Lama Tidak Digunakan

  • Panaskan mesin secara rutin minimal 2 kali seminggu

  • Periksa tekanan angin ban dan geser posisi mobil

  • Bersihkan area sekitar mobil dan ruang mesin

  • Gunakan pelindung mobil atau cover jika diparkir di luar

  • Jangan isi tangki bensin terlalu penuh jika mobil tidak akan dipakai dalam waktu lama

 

Kesimpulan

Mobil yang jarang digunakan bukan berarti bebas dari masalah. Sebaliknya, kurangnya aktivitas bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti aki tekor, ban kempes, rem berkarat, hingga sarang tikus. Dengan perawatan sederhana dan konsisten, semua kerusakan ini bisa dicegah.

Ingat, mobil yang sehat butuh “olahraga” juga. Rutin menyalakan dan menggerakkan mobil adalah kunci agar kendaraan Anda tetap prima meski jarang digunakan.

Artikel Lainnya

x